Dokumen manuskrip tambo Kerinci - Jambi

Sejarah kerinci

Tambo-Kerinci

The original text compiled by Petrus Voorhoeve in 1942 was retyped and converted to bring it in line with the spelling conventions of the EYD (Ejaan Yang Disempurnakan). Evident typing mistakes have been corrected in the process, but no other corrections were made unless indicated in the text.


Provided by Dr. Uli Kozok, 6 October 2006.

Teks asli yang disusun oleh Petrus Voorhoeve pada tahun 1942 diketik ulang dan telah disesuaikan dengan Ejaan Yang Disempurnakan.

Diusahakan oleh Dr. Uli Kozok pada tanggal 6 Oktober 2006.

NaskahTanjung Tanah

The Tanjung Tanah manuscript was issued by the royal court of Dharmasraya, also known as the Malayu kingdom, in the 14th century to provide the land of Kerinci (bumi Kurinci) with a legal code. Written in the pre-Islamic Old Sumatran script, it is the oldest extant Malay manuscript.

Naskah Tanjung Tanah merupakan kitab undang-undang yang dikeluarkan oleh kerajaan Malayu pada abad ke-14 untuk menetapkan hukum di bumi Kurinci. Naskah yang ditulis di keraton Dharmasraya dengan menggunakan tulisan Sumatra Kuno adalah naskah Melayu yang tertua.

Click here for a slideshow of the manuscript (opens in a new window).

Daftar Pustaka | Publications

Books | Buku

Kozok, Uli.  2006. Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah : Naskah
Melayu yang Tertua.
 Jakarta: Yayasan Naskah Nusantara, Yayasan Obor Indonesia.
xiv +168p.

Kozok, U. 2004. The Tanjung Tanah Code of Law: The Oldest Extant Malay
Manuscript
. Cambridge: St Catharine’s
College and the University Press. 128pp.

Articles | Makalah

Kozok, Uli. 2004. A 14th century Malay manuscript from Kerinci. Archipel 67:37-55. Download pre-publication PDF file

Thesis | Skripsi

Soedewo, Eri. 2007. Perbandingan representasi pengalaman pada teks prasasti
Trowulan dan Kitab Undang-Undang Tanung Tanah. Sekolah Pascasarjana. Universitas
Sumatra Utara. Download

Unpublished | Tidak diterbitkan

Muslim, M.U.  2006. Beberapa catatan tentang bahasa kitab undang-undang
Tanjung Tanah.
 Makalah dibacakan dalam peluncuran
Kitab Undang-Undang Tanjung Tanah : Naskah Melayu yang Tertua yang
diselenggarakan oleh Departemen Susastra, Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya,
Universitas Indonesia. Depok 1 Agustus 2006.

💚Downloads

[download_link link=”https://ulikozok.com/wp-content/uploads/2012/04/Muslim-2006-Bahasa-KUUTT3.pdf”]

M.U. Muslim. 2006. Beberapa Catatan tentang Bahasa-KUUTT[/download_link] [download_link link=”https://ulikozok.com/wp-content/uploads/2012/04/Ninie-Susanti-2004-Aksara-KUTT3.pdf”]

Ninie Susanti. 2004. Beberapa Catatan tentang Bahasa-KUUTT[/download_link] [download_link link=”https://ulikozok.com/wp-content/uploads/2012/04/Kompas_07-01-081.pdf”]

Artikel di Kompas 07-01-2008[/download_link] [download_link link=”https://ulikozok.com/wp-content/uploads/2012/04/alihbahasa.pdf”]

Transliteration – Alih Bahasa[/download_link] [download_link link=”https://ulikozok.com/wp-content/uploads/2012/04/Muslim-2006-Bahasa-KUUTT3.pdf”]

M.U. Muslim. 2006. Beberapa Catatan tentang Bahasa-KUUTT[/download_link] [download_link link=”https://ulikozok.com/old/downloads/Cambridge.pdf”]

Uli Kozok. 2004. The Tanjung Tanah Code of Law: The Oldest Extant Malay Manuscript. Cambridge: St Catharine’s College and the University Press. 128pp[/download_link]

Sumber: https://ulikozok.com/research/tambo-kerinci/


        PENULIS : RELIGI TEKNIK MESIN : MULTI SERVIS : MEDICAL MUSLIM : FOREX